Copyright © 2011 Dina Ayu Ningtyas. Powered by Blogger.

Sadness

by - 5:48 PM

pagi ini sukses nangis. beneran nangis. ngis. ngis. dan hati rasanya sesek banget. sebenarnya pagi ini memang sudah tekad meresume tugas bioteknologi, tapi baru 3 halaman udah ga mood. dan niat salin-tempel hinggap di kepala (untungnya udah ada target materi buat di salin-tempel-kan :p). yah, ketidakmood-an yang datang dadakan ini memang sangat mengganggu. disaat aku juga lagi 'halangan' dan lagi gencar mengerjakan tugas ini-itu atau menyelesaikan laporan akhir praktikum, jadilah karena membenci yang namanya galau atau dilema dan sebagainya (karena sama aja buang-buang waktu) langsung aja deh nangis. sambil ngeliatin laptop (lihat dan baca apa yang ada di layar) langsung tarik nafas. bruak. kepala jatuh di atas bantal. nangis. ngis. ngis. dan kali ini, entah kenapa langsung terbesit untuk bilang, "aku ikhlas... aku ikhlas kalo ternyata bukan aku..." tapi sakit rasanya. sakit. masa sih, aku harus pura-pura lupa sama perasaan ini? masa sih, aku harus pura-pura ga tau apa-apa? masa sih, aku harus pura-pura udah punya gebetan baru? masa sih, aku harus pura-pura ga ada masalah apa-apa? masa sih, aku harus pura-pura menghilangkan perasaan spesialku ini? masa sih, aku harus pura-pura berbesar hati menerima kenyataan pahit? masa sih, aku harus pura-pura percaya diri kalo km masih tetap ingat aku? sakiiit men. rasanya sakiiit banget. makjleb. kayaknya posting ini ga jelas banget ya isinya apa topik sebenernya. lebih terasa seperti luapan emosi orang aja. tapi emang sengaja ga mau ngutarain detail masalahnya sih. biar aku aja yang tahu. dan mungkin orang yang baca posting ini juga ga mau tau dan males bacanya. soalnya ga jelas.

*knock knock* 25 menit ga ngetik karena di telpon Mama (Ya Tuhan, pas banget ya Mama telpon disaat aku lagi ga enak hati. dan sukses bikin aku berubah mood waktu denger suara nya mama yang selalu bersemangat. I really love you, Mom :*)

nyesek deh beneran nyesek. campur aduk antara jealous, iri, cemburu, kecewa, ga terima, dan apalah perasaan lainnya yg lumayan bikin pusing dan bikin netes aja air mata ini... oke deh, aku mau meluapkan banyak hal yang sekiranya bisa membuatku merasa 0,01% tenang

hai kamu yang selalu membuatku merasa rindu,apa kabar? baik kan... aku tahu kau baik-baik saja dan akan selalu baik. apa salam rindu yang ku titipkan untukmu melalui doaku pada Tuhan, sampai? apa kau menerima salam itu? jika belum sampai karena pending, baiklah aku nyatakan sekarang bahwa aku merindukanmu. sangat sangat sangat merindukanmu. tidak terbendung dan tidak beralasan. karena memang aku tidak memiliki alasan kenapa aku merindukanmu. kamu tahu tidak, aku sendiri di sini merasa sangat kesepian. yah, rasanya ada yang hampa ketika kamu perlahan hilang dari timeline di otakku. padahal aku tidak mem-block atau mem-mute mu lho. kamu sendiri yang sepertinya "buss" hilang. aku mencarimu kemana-mana. dalam doa pastinya. aku merindukanmu. dan semua teman dekatku mungkin merasa bosan karena aku selalu mengucapkan namamu berulang kali. aku selalu mengatakan bahwa aku merindukanmu hingga mereka menelan ludah karena bosan. lebay ya memang. yah, aku wanita dengan jarak yang cukup jauh denganmu. tapi apa aku salah? apa aku salah jika aku mengatakan bahwa aku turut bersedih karena aku juga membuat jarak diantara aku dan kamu. ada penyesalan yang sangat teramat dalam karena masa lalu tidak dapat diputar. masa lalu yang menurutku sangat sangat indaaaaaah. oh ya Tuhan. berilah aku kekuatan. mungkin Kau memiliki rencana dibalik semua ini. dan aku percaya, Kau telah menyiapkanku segudang rencana yang tak kalah indah dari hal-hal yang selama ini hanya mampu aku impikan. aku hanya bisa terus mendoakanmu dan berpikir positif atas apa yang terjadi. take care, someone who living in my hometown exactly i'm really miss you, man :)

You May Also Like

0 comments