Lomo and Action Sampler
by
Anonymous
- 1:56 PM
assalamualaikum
begitulah
kadang apa yang diinginkan atau yang di gadang-gadangkan pada waktu lalu tidak
sesuai apa yang dibutuhkan saat ini. itu berlaku juga untuk kegemaran yang dulu
sempat ditekuni contohnya lomographer-to be. yah beberapa tahun silam, sampai
tahun 2012 saya masih memiliki kecenderungan untuk meminati hobi fotografi yang
merupakan terusan dari hobi sewaktu SMA, ya fotografi dan digital editing baik
belajar otodidak maupun ikut kursus, pelatihan dan beberapa kompetisi foto
(yang sudah tahu kalau ga bakal menang tapi asik aja ikut begituan yah) hingga
pada akhirnya gara-gara ada teman yang punya kit kamera lomo jadi ngiler buat
punya juga. berlanjut hingga cari reference seluk-beluk seputar lomografi dan
kit nya, dalam hati "wah banyak juga ya jenis kamera lomo nya... unik dan
lucu lagi..." tapi pasti ada harga ada barang waktu kepikiran mau beli kit
kamera lomo, ada series holga, diana, fish eye dan lainnya. sempat mikir juga
di jaman jadi mahasiswa yang dari segi keuangan serba terbatas akhirnya di
filter lah cari kit yang worth di kantong tapi tetep punya ciri unik dari
sebuah foto jepretan kamera lomo. so I choosed action sampler yang harga fresh
nya waktu beli dulu under 500 ribu. beli nya dimana? waktu itu jangan tanya
karena masih susah cari kit kamera lomo yang notabene harus impor dari hongkong
atau entah bagian asia sebelah mana, jadi cari di toko online nya pun nggak
segampang sekarang yang di Indo juga sudah ada dropship atau official seller
nya di wilayah Jakarta. so, if you asks me where I buy my action sampler, I
can't give a recommendation seller karena terakhir kali saya cek seller yang
dulu sudah pensiun sepertinya. tapi at least, kalau mau berminat untuk terjun
di dunia lomografi dan berminat beli kit nya, bisa bergabung di grup lomography
indonesia di facebook karena tidak jarang beberapa member ada yg buka lapak
jual kit kamera lomo berbagai jenis entah itu milik pribadi atau memang asli
seller, terlebih lagi bisa lihat gallery atau dapat tips trick dari para senior
lomographer.
sekarang
sudah tinggal kenangan, bahkan tahun 2013 kit action sampler sudah saya hand
over alias jual ke teman. jadi pegang action sampler bisa dibilang lumayan
sebentar sekitar 2 tahunan. untung nya waktu itu fase kuliah masih semester
tengah yang sibuk ya sibuk tapi masih bisa dolan. jadi lumayan kepakai untuk
jepret sana-sini meskipun yah, agak ribet ketika jalan atau sekedar hangout
bawa kamera dslr dan kamera lomo. bener sih kamera lomo action sampler ringan
banget malah bisa dibilang memang jenis toys camera tapi karena hasilnya hanya
bisa dinikmati kalau sudah di cetak atau scan cetak (you know lah, kamera lomo
pada beberapa tipe masih menggunakan sistem manual alias masih pakai roll
film), otomatis need a time dong yah untuk sekedar ingin real time sharing di
social media dijaman yang serba fast response dan digital ini.
that's my
points for action sampler yah
(plus
points)
+ action
sampler termasuk kamera lomo yang low price, low weight, easy to use
+ hasil
jepretan yang unik dan keren karena terdiri dari 4 lensa yang masing-masing
menangkap jepretan dalam rentang waktu yang berbeda (soal berapa lama beda nya
saya kurang tahu pastinya)
+ perawatan
mudah, bahan dasar sebagian besar plastik jadi tidak rawan korosi atau jamuran
(minus points)
- biaya
untuk bisa menikmati hasil jepretan lumayan mahal, di samping biaya cuci cetak
scan yang mahal juga harga roll film yang mahal pula
-
"suara ketika menangkap gambar" dari si action sampler lumayan
berisik dan unik (baca lain: aneh sih memang)
- karena
termasuk kamera manual dengan utilities yang minim, action sampler hanya
menunjukkan hasil bagus di area yang memiliki dukungan cahaya optimal bahkan
yang with flash pun jangan berharap banyak untuk bisa digunakan di malam hari
karena hasilnya tidak begitu memuaskan
some add
tips from me:
- karena
masih pakai sistem cuci cetak atau cuci scan roll film, it'll be harder if
around your place jarang atau bahkan tidak ada jasa cuci cetak / cuci scan.
jadi pastikan dulu di daerah pals, ada jasa cuci cetak film / cuci scan film
(tidak selalu sih, tapi hampir sebagian besar jasa cuci cetak scan dari roll
film bisa dilayani di gerai nya fuji image plasa/ fujifilm laboratories).
- kamera
action sampler ada dua jenis, no flash dan with flash. dan flash nya tidak
dijual terpisah alias sudah jadi satu dengan body utama (tidak seperti kamera
dslr yang flash dan body nya di jual terpisah). beda nya apa? kalau with flash
tentunya hasil jepretan bisa dimaksimalkan ketika dalam ruangan atau kondisi minim
cahaya dibanding no flash. beda nya apa lagi? tentu yang with flash harga nya
lebih mahal dibanding no flash.
seperti
judulnya, mungkin untuk saat ini saya belum berminat untuk melanjutkan hobi
yang dulu sempat saya geluti yaitu berfotografi atau berlomografi karena
kesibukan sekarang sudah berubah sehingga list prioritas pun juga berubah.
bahkan sekarang intensitas menggunakan kamera dslr sebatas pakai mode auto dan
itupun digunakan untuk mengambil objek foto tanaman untuk pengamatan. beda
kalau dulu masih telaten pakai mode manual dan foto satu objek aja lama banget
udah gitu pakai guling guling di tanah engga masalah, dslr pribadi pun nasibnya
sudah sama seperti kamera action sampler saya. hehehe :D
but, if you
wanna asks about the action sampler especially or something else, feel free to
ask ya! thank you :)
![]() |
| my former action sampler |
