Copyright © 2011 Dina Ayu Ningtyas. Powered by Blogger.

Lomo and Action Sampler

by - 1:56 PM

assalamualaikum

begitulah kadang apa yang diinginkan atau yang di gadang-gadangkan pada waktu lalu tidak sesuai apa yang dibutuhkan saat ini. itu berlaku juga untuk kegemaran yang dulu sempat ditekuni contohnya lomographer-to be. yah beberapa tahun silam, sampai tahun 2012 saya masih memiliki kecenderungan untuk meminati hobi fotografi yang merupakan terusan dari hobi sewaktu SMA, ya fotografi dan digital editing baik belajar otodidak maupun ikut kursus, pelatihan dan beberapa kompetisi foto (yang sudah tahu kalau ga bakal menang tapi asik aja ikut begituan yah) hingga pada akhirnya gara-gara ada teman yang punya kit kamera lomo jadi ngiler buat punya juga. berlanjut hingga cari reference seluk-beluk seputar lomografi dan kit nya, dalam hati "wah banyak juga ya jenis kamera lomo nya... unik dan lucu lagi..." tapi pasti ada harga ada barang waktu kepikiran mau beli kit kamera lomo, ada series holga, diana, fish eye dan lainnya. sempat mikir juga di jaman jadi mahasiswa yang dari segi keuangan serba terbatas akhirnya di filter lah cari kit yang worth di kantong tapi tetep punya ciri unik dari sebuah foto jepretan kamera lomo. so I choosed action sampler yang harga fresh nya waktu beli dulu under 500 ribu. beli nya dimana? waktu itu jangan tanya karena masih susah cari kit kamera lomo yang notabene harus impor dari hongkong atau entah bagian asia sebelah mana, jadi cari di toko online nya pun nggak segampang sekarang yang di Indo juga sudah ada dropship atau official seller nya di wilayah Jakarta. so, if you asks me where I buy my action sampler, I can't give a recommendation seller karena terakhir kali saya cek seller yang dulu sudah pensiun sepertinya. tapi at least, kalau mau berminat untuk terjun di dunia lomografi dan berminat beli kit nya, bisa bergabung di grup lomography indonesia di facebook karena tidak jarang beberapa member ada yg buka lapak jual kit kamera lomo berbagai jenis entah itu milik pribadi atau memang asli seller, terlebih lagi bisa lihat gallery atau dapat tips trick dari para senior lomographer.
sekarang sudah tinggal kenangan, bahkan tahun 2013 kit action sampler sudah saya hand over alias jual ke teman. jadi pegang action sampler bisa dibilang lumayan sebentar sekitar 2 tahunan. untung nya waktu itu fase kuliah masih semester tengah yang sibuk ya sibuk tapi masih bisa dolan. jadi lumayan kepakai untuk jepret sana-sini meskipun yah, agak ribet ketika jalan atau sekedar hangout bawa kamera dslr dan kamera lomo. bener sih kamera lomo action sampler ringan banget malah bisa dibilang memang jenis toys camera tapi karena hasilnya hanya bisa dinikmati kalau sudah di cetak atau scan cetak (you know lah, kamera lomo pada beberapa tipe masih menggunakan sistem manual alias masih pakai roll film), otomatis need a time dong yah untuk sekedar ingin real time sharing di social media dijaman yang serba fast response dan digital ini.
that's my points for action sampler yah
(plus points)
+ action sampler termasuk kamera lomo yang low price, low weight, easy to use
+ hasil jepretan yang unik dan keren karena terdiri dari 4 lensa yang masing-masing menangkap jepretan dalam rentang waktu yang berbeda (soal berapa lama beda nya saya kurang tahu pastinya)
+ perawatan mudah, bahan dasar sebagian besar plastik jadi tidak rawan korosi atau jamuran
 (minus points)
- biaya untuk bisa menikmati hasil jepretan lumayan mahal, di samping biaya cuci cetak scan yang mahal juga harga roll film yang mahal pula
- "suara ketika menangkap gambar" dari si action sampler lumayan berisik dan unik (baca lain: aneh sih memang)
- karena termasuk kamera manual dengan utilities yang minim, action sampler hanya menunjukkan hasil bagus di area yang memiliki dukungan cahaya optimal bahkan yang with flash pun jangan berharap banyak untuk bisa digunakan di malam hari karena hasilnya tidak begitu memuaskan
some add tips from me:
- karena masih pakai sistem cuci cetak atau cuci scan roll film, it'll be harder if around your place jarang atau bahkan tidak ada jasa cuci cetak / cuci scan. jadi pastikan dulu di daerah pals, ada jasa cuci cetak film / cuci scan film (tidak selalu sih, tapi hampir sebagian besar jasa cuci cetak scan dari roll film bisa dilayani di gerai nya fuji image plasa/ fujifilm laboratories).
- kamera action sampler ada dua jenis, no flash dan with flash. dan flash nya tidak dijual terpisah alias sudah jadi satu dengan body utama (tidak seperti kamera dslr yang flash dan body nya di jual terpisah). beda nya apa? kalau with flash tentunya hasil jepretan bisa dimaksimalkan ketika dalam ruangan atau kondisi minim cahaya dibanding no flash. beda nya apa lagi? tentu yang with flash harga nya lebih mahal dibanding no flash.
seperti judulnya, mungkin untuk saat ini saya belum berminat untuk melanjutkan hobi yang dulu sempat saya geluti yaitu berfotografi atau berlomografi karena kesibukan sekarang sudah berubah sehingga list prioritas pun juga berubah. bahkan sekarang intensitas menggunakan kamera dslr sebatas pakai mode auto dan itupun digunakan untuk mengambil objek foto tanaman untuk pengamatan. beda kalau dulu masih telaten pakai mode manual dan foto satu objek aja lama banget udah gitu pakai guling guling di tanah engga masalah, dslr pribadi pun nasibnya sudah sama seperti kamera action sampler saya. hehehe :D

my former action sampler
but, if you wanna asks about the action sampler especially or something else, feel free to ask ya! thank you :)

You May Also Like

0 comments