Dari konsumtif menuju primitif. Apa itu kamu?
![]() |
| source : google |
assalamualaikum...
mengawali bulan september dengan postingan seputar gaya hidup. biasanya sih, banyak orang berperilaku konsumtif di awal bulan dan jadi primitif di akhir bulan. hehehe. iyah, jadi waktu awal bulan dimana rata-rata baru dapat gajian jadi apapun wish list nya dibabat habis diawal bulan. bukan maksud menyalahkan gaya hidup seperti itu, sah-sah aja sih kalau mau seperti itu asal jangan bikin sakit diri sendiri aja. contohnya, uang dihabiskan diawal bulan sampai terpaksa tagihan kartu kredit bengkat trus akhir bulan makan mi instan 3x sehari padahal lambungnya sensitif.
bisa dibilang aku adalah orang yang lebih memilih menggunakan uang untuk traveling dibanding untuk shopping. lebih menggunakan untuk belanja makanan dibanding belanja baju (kalau tiba-tiba ada zombie attack, orang akan lebih pilih jarah supermarket dibanding distro baju). tapi yang namanya perempuan yah, ada aja lapar matanya... termasuk aku sih salah satunya. tapi alhamdulillah nya, aku juga bukan orang yg kalo ngiler barang pengennya langsung dibeli. bukan termasuk orang yg gila diskon juga (kalau bisa beli tanpa diskon, kenapa harus nunggu ada diskon *prinsip belanja no 10*). bisa jadi aku termasuk orang yg selektif kalau urusan konsumsi barang. pandanganku, aku beli berdasarkan merek dan komentar orang seputar merek itu. ada yg mereknya terkenal tapi pasaran lah modelnya atau ga awet. rugi dong yah udah beli mahal-mahal tapi cuma bertahan hitungan hari. berdasarkan model barulah berdasarkan harga. buat aku, gapapa sih harganya mahal asal itu sesuai dan memuaskan hati. hehehe. nah, masalahnya terkadang perilaku konsumtif ini yg membutakan mata, dompet, nagih, addicted and finally people said something like this "hedon" or "hedonisme". anehnya dewasa ini orang seneng banget malah dibilang hedon. kayak bangga aja gitu. mungkin berasa ada duit kali yah... padahal beneran cari duit itu susah. karena aku sudah merasakan susahnya cari uang jadinya mikir berkali-kali kalo mau menghabiskan uang untuk sesuatu yg useless.
serba salah juga sih, ada pendapat yg bilang kalo foodie itu termasuk cabangnya hedon. masa sih nggak tau foodie? itu lho orang yg hobi nya incip-incip makanan atau cobain menu-menu baru. soalnya orang yg foodie cenderung mengeluarkan banyak uang untuk makanan sekalipun makanan itu nggak banget untuk dia. dan biasanya foodie menjelma jadi foodgrapher alias pemfoto makanan. iya kalau niatnya cuma untuk makan, pengen tahu rasa makanan, dan menginformasikan rekomendasi seputar makanan ke orang lain. kalau niatnya sudah berubah jadi pamer dan riyak gimana? dosa kan jadinya.... bukannya halal dan barokah makanannya.
dalam Q.S. Hud, ayat 116 berbunyi "....dan orang-orang yang zalim hanya memeningkan kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka, dan mereka adalah orang-orang yang berdosa".
tuh kan pada galau hehehe... yah, menurut aku pribadi sih, jadi konsumtif (entah shoppaholic atau foodie) sah-sah aja, asal....
- ADA UANG. ya iyalah jangan sampe ngutang. kalaupun pake credit card boleh lah asal bisa bayar tagihannya hehehe
- SEKEDAR INGIN ATAU BUTUH. pilah barang atau makanan yg memang sedang dibutuhkan atau sekedar diinginkan yah. jangan sampe ga beli beras untuk makanan sehari-hari cuma demi beli sushi mahal yg sekali makan habis.
- HANDMADE BY SELF, WHY NOT? terkadang orang menafsirkan segala sesuatu harus dibeli padahal sesungguhnya bisa dibuat sendiri. dan aku termasuk orang yg menerapkan ini hehehe. ada beberapa barang yg memang aku buat sendiri karena setelah survey dan menimbang banyak hal, harga kalau made by self jauh lebih murah 2x lipat bahkan. belum lagi tanpa ongkos kirim kalau misal barang itu beli online. hehehe. untuk makanan juga, aku berusaha untuk masak sendiri makanan yg aku pengen coba contohnya makanan asing. kan kalau makan harus di restoran khusus, iya kalau di surabaya hampir tiap negara ada aja restorannya. jadi taktiknya sih belajar via internet. cari resep di google udah banyak apalagi yg sudah dikombinasikan sesuai lidah orang indonesia juga banyak dan video prakteknya cek aja di youtube. hehehe
- BE SMART, DON'T BE ALAY. tahu nggak sih maksudnya disini alay itu apa? contoh riil nya adalah dalam satu tahun pasti ada musim dimana diskon pusat perbelanjaan berlipat-lipat. toko baju rilis produk baru dan diskon. golongan alay-ers adalah mereka yg borong baju diskon tanpa mempertimbangkan apakah baju tersebut cocok dipake apakah efektif pemakaiannya karena terjerumus dalam tulisan SALE 70%. terlebih lagi produk new arrival atau limited stock biasanya yg dipake brand ambassador (artis biasanya) juga ikut dibeli padahal postur tubuh si artis bagus sedangkan kita mungkin posturnya yah... begitulah. hehehe. terlebih lagi, barang yg didiskon lebih gede itu adalah barang yg pada umumnya kurang laku dipasaran. jadi si toko biasanya menguras barang lama dengan didiskon gede supaya si toko bisa stok produk baru. awal bulan duit habis buat beli barang diskonan eh pertengahan bulan udah new arrival.
- UPDATE LEMARI. apa sih maksudnya ini? bukan kita harus ganti lemari tiap bulan, bukaaan.... tapi jangan biasakan kita memelihara barang atau pakaian yg sebenarnya sudah nggak cocok, sudah nggak muat dipakai karena membuat sesak lemari. sekalipun prinsip fashion itu selalu berputar jaman, tapi nggak mungkin kan kita memaksakan menyimpan baju yg sudah nggak muat? baju yg sudah tidak terpakai itu bisa disumbangkan lho... manfaat buat orang lain kan?
- SHODAQOH. buat yg muslim, kenapa ditaruh di akhir? bukan maksud untuk menomorberapakan urusan agama, tapi ini sebagai bahan renungan apakah disisi kita mensejahterahkan kehidupan dunia kita lantas kita lupa untuk menabung untuk di akhirat kelak? hayoooo... shodaqoh atau berinfak tidak harus dalam jumlah yg banyak atau bahkan melebihi batas kemampuan kita, tapi usahakan untuk istiqomah melakukannya.
jadi gimana sekarang prinsip konsumtifmu? jadilah konsumer yg cerdas yah... apalagi buat perempuan muda yg bakal jadi istri atau ibu... jangan sampai yah, uang untuk belanja bulanan jadi dipake buat beli new release spring season-nya Zara. hehehe. sekian dulu ya, guys... wassalamualaikum :)

0 comments